Site icon Pewarta News

Loa Duri Ilir Siapkan KDMP Jadi Pusat Ekonomi Desa

PEWARTANEWS.COM, Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, menyiapkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai pusat penggerak ekonomi masyarakat.

Berbeda dari sekadar membangun gedung koperasi, desa ini merancang sinergi antara koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar saling memperkuat.

Pembangunan gedung KDMP yang berdiri di halaman Kantor Desa Loa Duri Ilir kini telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Juli atau paling lambat pertengahan Agustus 2026.

Kepala Desa Loa Duri Ilir, H. Fakhri Arsyad, mengatakan pembangunan koperasi dilakukan di atas lahan aset desa seluas sekitar 20 x 30 meter setelah melalui musyawarah bersama masyarakat.

“Lokasi ini berada di tengah desa sehingga sangat strategis. Setiap hari masyarakat datang ke kantor desa, sehingga kami berharap gerai Koperasi Merah Putih dapat menjadi pusat pelayanan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Menurut Fakhri, keberadaan koperasi tidak boleh menjadi pesaing BUMDes maupun UMKM. Sebaliknya, ketiga unsur tersebut harus saling mendukung agar mampu menciptakan ekosistem usaha yang sehat.

“Yang menjadi target utama kami adalah bagaimana Koperasi Merah Putih, BUMDes, dan UMKM di desa ini tidak saling membunuh, tetapi saling membutuhkan. Produk-produk BUMDes nantinya dijual melalui gerai koperasi, sehingga semuanya memperoleh manfaat,” katanya.

Ia mencontohkan produk unggulan BUMDes, seperti susu kambing etawa dan telur omega, nantinya dipasarkan melalui gerai KDMP. Sebaliknya, koperasi akan menyediakan kebutuhan produksi, termasuk pakan ternak yang selama ini masih dibeli dari luar daerah.

“BUMDes membeli pakan dari koperasi, lalu hasil produksinya dijual kembali di gerai koperasi. Jadi ada rantai ekonomi yang saling menguntungkan,” jelasnya.

Selain gerai sembako, apotek, pupuk, dan unit simpan pinjam sesuai arahan pemerintah, KDMP Loa Duri Ilir juga akan mengembangkan usaha penjualan pakan ternak, LPG, hingga berbagai kebutuhan masyarakat yang sesuai dengan potensi desa.

Fakhri menegaskan pengelolaan koperasi juga harus dilakukan secara profesional. Menurutnya, keberhasilan koperasi bergantung pada sumber daya manusia yang kompeten, tata kelola yang transparan, serta keterlibatan aktif masyarakat sebagai anggota.

“Harus dikelola oleh orang-orang yang kompeten, memiliki manajemen yang baik dan laporan yang transparan. Anggotanya juga berasal dari masyarakat desa agar koperasi benar-benar menjadi milik bersama,” ujarnya.

Saat ini keanggotaan koperasi telah diisi oleh perangkat desa, ketua RT, kader Posyandu, pengurus PKK, serta berbagai lembaga kemasyarakatan. Selanjutnya pemerintah desa akan mengajak pelaku UMKM bergabung agar manfaat ekonomi koperasi semakin luas.

Sementara itu, Babinsa Loa Duri Ilir, Armansyah, memastikan proses pembangunan koperasi berjalan sesuai rencana. Sebagai pengawas lapangan, ia bersama pemerintah desa terus memantau perkembangan pembangunan sejak awal pekerjaan dimulai.

“Alhamdulillah, dari termin pertama sampai sekarang memasuki termin kelima tidak ada kendala berarti. Kami bersama Kepala Desa terus melakukan pengawasan sehingga pembangunan berjalan dengan baik,” kata Armansyah.

Ia menjelaskan pekerjaan yang tersisa hanya berupa penyelesaian lantai, bagian belakang bangunan, dan pekerjaan akhir atau finishing.

“Kami memperkirakan seluruh pembangunan selesai dalam waktu sekitar satu bulan. Mudah-mudahan setelah itu koperasi bisa segera beroperasi,” ujarnya.

Armansyah berharap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Loa Duri Ilir.

“Harapan kami, koperasi ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan menjadi salah satu penggerak peningkatan kesejahteraan warga desa,” tuturnya.(*)

Exit mobile version