PEWARTANEWS.COM, – Kompetisi Serie A Italia musim 2025/2026 menyajikan drama luar biasa di pekan-pekan terakhirnya. Sementara Inter Milan telah mengunci gelar Scudetto, fokus pencinta sepakbola dunia kini tertuju pada persaingan super sengit dalam memperebutkan tiket ke UEFA Champions League (UCL) musim depan.
Hingga rampungnya giornata ke-37, empat tim papan atas—AC Milan, AS Roma, Como 1907, dan Juventus—hanya terpaut jarak yang sangat tipis. Dengan menyisakan satu pertandingan pamungkas, dinamika di zona empat besar dipastikan akan menguras emosi hingga menit terakhir liga.
Hasil pertandingan sebelumnya pada giornata ke-36, AC Milan menang atas tuan rumah Genoa 2-1, AS Roma menang 2-0 tanpa balas atas Lazio, Como berhasil mengalahkan Parma 2-1, sementara Juventus tergelincir usai dikalahkan Fiorentina 2-0.
Peta Persaingan Sengit Zona Champions (Hingga Pekan ke-37):
(Catatan: Peringkat 1-4 otomatis lolos ke fase grup Liga Champions)
Analisis Kekuatan Jelang Pekan Terakhir:
AC Milan & AS Roma (70 Poin): Berada di posisi terdepan, kedua raksasa ini memegang kendali nasib mereka sendiri. Kemenangan di laga terakhir akan otomatis mengunci tiket UCL bagi mereka. AS Roma memperlihatkan performa impresif jelang akhir musim, sementara AC Milan di bawah asuhan Massimiliano Allegri harus menjaga fokus penuh demi menghindari kejutan pahit di detik-detik terakhir.
Como 1907 (68 Poin): Tim kejutan terbesar musim ini yang dilatih oleh Cesc Fàbregas terus mengukir dongeng indah. Kemenangan tipis 1-0 atas Parma di pekan ke-37 menjaga asa mereka tetap hidup. Didukung selisih gol yang impresif (+33), klub milik pengusaha Indonesia ini siap memanfaatkan celah sekecil apa pun jika Milan atau Roma tergelincir.
Juventus (68 Poin): Bianconeri asuhan Luciano Spalletti harus rela turun ke posisi keenam setelah menelan kekalahan krusial di pekan ke-37. Meski berada di posisi paling tidak diuntungkan di antara keempat tim saat ini, sejarah dan mentalitas juara Juventus tidak bisa dicoret begitu saja dari persaingan gila ini.
Regulasi Penentu:
Jika ada tim yang memiliki poin yang sama di akhir pekan ke-38, Serie A akan menggunakan aturan head-to-head (rekor pertemuan) sebagai pemutus dasi utama, baru kemudian menghitung selisih gol head-to-head, dan selisih gol keseluruhan. Hal ini membuat kalkulasi di pekan terakhir menjadi sangat krusial dan menegangkan bagi seluruh manajer.
Seluruh pertandingan penentu giornata ke-38 akan dimainkan secara serentak pada akhir pekan depan. Siapakah dua tim yang akan mendampingi Inter Milan dan Napoli ke panggung tertinggi Eropa? Jawabannya akan tersaji dalam 90 menit terakhir yang paling dinantikan di tanah Italia.(*)

